MENGAPA
Mentari merah darah, memancar sendu di batas cakrawala, angin senja perlahan membelai hatiku yang terluka, perih, sakit, lebur bersama air mata yang mulai mengalir.
Pandanganku mulai nanar, namun bayangmu kian jelas, bayang peristiwa yang membuatku merana. Aku mulai tersadar kalau aku bukan siapa-siapa bagimu, kehadiranku dalam hidupmu hanyalah ganjalan bagi cinta dan kebebasanmu, bebas untuk bersama dengan yang lebih berarti dalam hidup dan cinta yang ada dalam hatimu.
Aku hanya bisa pasrah dan mengalah, dan aku mengaku kalah dalam pertarungan mempertahankan cinta yang aku punya, cinta yang seutuhnya untukmu dengan segala kerelaanku. Selaksa tanya bergelayut dalam benakku, mengapa dulu kau katakan cinta padaku, mengapa dulu kau katakan sayang padaku, mengapa dulu kau ingin sehidup semati denganku, mengapa.........., mengapa..........., mengapa............????????
Mengapa kau punya cinta yang lain selain aku !!!
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar